PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah kembali mencatat capaian besar dalam penyelamatan keuangan negara melalui penertiban aktivitas ilegal di kawasan hutan.
Sepanjang Januari hingga April 2026, Satgas Penertiban Kawasan Hutan berhasil mengamankan Rp11,42 triliun dari sektor perkebunan dan pertambangan ilegal.
Baca Juga: Prabowo Murka! Pengusaha Tambang Ilegal Nekat Beroperasi 8 Tahun
Presiden Prabowo Subianto menegaskan capaian tersebut tidak diraih dengan mudah, bahkan para petugas di lapangan harus menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi.
“Saudara-saudara, untuk itu atas nama pemerintah, atas nama negara dan bangsa, atas nama seluruh rakyat Indonesia, dan atas nama saya pribadi, saya ingin ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara yang bekerja dalam Satgas PKH ini, penghargaan saya yang sangat tinggi atas pengorbanan saudara,” ungkapnya saat acara di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Prabowo menjelaskan bahwa pembentukan Satgas PKH merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk menertibkan praktik ilegal yang selama ini merugikan negara.
“Saudara-saudara, kita faham negara kita sangat luas secara fisik, untuk memeriksa, untuk mengaudit, untuk mengecek di lapangan tidak mudah bagi kita. Bagi elite yang ada di Jakarta, di ruangan AC, tidak bisa bayangkan betapa sulitnya bekerja Satgas PKH ini,” sambungnya.
Ia juga mengungkap adanya tekanan serius yang dihadapi petugas di lapangan.
“Dan saya mengerti saudara-saudara, karena seorang Presiden punya banyak mata dan telinga. Saya paham banyak anggota Satgas PKH yang diancam, ada juga yang diintimidasi dan sebagainya,” kata Prabowo.
Meski begitu, Presiden menegaskan bahwa tugas menjaga kekayaan negara merupakan bentuk pengabdian yang harus terus dijalankan.
“Bekerja di pemerintah adalah pengabdian, bekerja untuk pemerintah di pemerintah adalah pengabdian, berapa ribu kali saya harus tekankan, bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian,” jelasnya.
Baca Juga: Usai Dilantik Prabowo, Hery Susanto Langsung Tancap Gas Benahi Ombudsman
Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan hukum tanpa kompromi, meski menghadapi berbagai perlawanan.
“Semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan, semakin kita akan diserang, jangan khawatir, jangan khawatir, dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan, tidak gentar kita, rakyat percayalah, rakyat bersama kita, rakyat bangga dengan kalian, rakyat melihat, saudara-saudara sekalian,” paparnya.
Dalam periode Oktober 2025 hingga April 2026, Satgas PKH telah menyetorkan Rp31,3 triliun ke kas negara. Bahkan sejak Februari 2025, total aset negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp371 triliun.