pontianak-insights

MBG Ramadan Dipertanyakan, Hanna Ungkap Potensi Salah Tafsir Gizi

Jumat, 27 Maret 2026 | 10:57 WIB
Konten kreator gizi, Hannagizii, menyoroti penulisan laporan nilai gizi dalam MBG Ramadan. (Dok. Instagram/hannagizii)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Ramadan kembali menjadi sorotan publik, kali ini terkait kejelasan informasi nilai gizi yang disajikan kepada penerima manfaat.

Konten kreator yang fokus membahas isu gizi, Hanna melalui akun @hannagizii mengunggah video yang mengulas tabel nilai gizi dari salah satu menu MBG pada 9 Maret 2026.

Baca Juga: Arus Balik Kacau, Brebes Terendam Banjir Parah hingga Kendaraan Tak Bisa Jalan

Dalam unggahan tersebut, Hanna menyoroti potensi kesalahan pemahaman dari tabel yang disertakan dalam paket makanan. Ia menilai penyajian data gizi harus dibuat lebih jelas agar tidak menimbulkan persepsi keliru.

“Siapapun yang membuat secarik kertas ini, tolong buat dengan hati yang tulus. Bayangin kamu pembaca yang membaca tabel informasi tabel nilai gizi itu,” ungkap Hanna.

Ia kemudian mencontohkan menu dimsum yang tercantum dalam tabel. Menurutnya, angka protein yang tertera berpotensi disalahartikan seolah berasal dari satu buah dimsum saja.

“Gue yakin ini maksudnya dimsum satu buah ini bukan 20 gram sekian protein kan kandungannya? Maksudnya itu total dari seluruh protein makanan yang diberikan, kan?” lanjutnya.

Hanna menilai cara penyusunan tabel tersebut bisa membuat pembaca salah memahami kandungan gizi.

“Cara buat tabelnya ini bikin pembaca misinterpretasi, mereka kira satu dimsum itu 20 sekian gram protein, kan nggak mungkin,” terangnya.

Selama Ramadan, menu MBG memang disesuaikan menjadi makanan kering agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa. Setiap paket juga dilengkapi dengan informasi kandungan gizi dan harga makanan.

Langkah ini diambil setelah sebelumnya muncul kritik dari masyarakat yang menilai porsi makanan tidak sebanding dengan anggaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi.

“Untuk kesesuaian harga pangan dan kandungan gizinya, gue yakin orang-orang bisa menilai. Semoga dijadikan pembelajaran untuk SPPG lainnya dalam membuat tabel informasi gizi,” tuturnya.

Baca Juga: Fenomena Sampah Saat Mudik, Rika Riswanti Jadi Korban Tetangga Tak Bertanggung Jawab

Sebagai informasi, kebutuhan protein harian anak usia 4 hingga 6 tahun berkisar 25 gram, sementara usia 7 hingga 9 tahun sekitar 40 gram.

Program MBG sendiri dijadwalkan kembali berjalan pada 31 Maret 2026 setelah masa libur Lebaran.***

Tags

Terkini