PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Viral di media sosial curhatan seorang ibu yang bepergian bersama anak kecilnya mengeluhkan asap rokok di dalam bus ber-AC yang seharusnya bebas dari aktivitas merokok.
Dalam unggahan yang beredar, penumpang tersebut mengaku telah memastikan sejak awal bahwa bus yang ditumpanginya merupakan unit AC dengan aturan larangan merokok.
“Di terminal dan di aplikasi juga sudah konfirmasi ini kan bus AC, nggak boleh ada rokok, kalau ada yang ngerokok, bisa saya tegur,” tulisnya.
Baca Juga: Dihujat soal MBG, Hendrik Irawan Minta Maaf ke Prabowo
Namun, kondisi di lapangan justru berbeda. Ia menyebut sopir dan sejumlah penumpang tetap merokok, bahkan di dalam bus saat perjalanan berlangsung.
Saat mencoba menegur, ia justru merasa tidak mendapat dukungan dari penumpang lain.
“Waktu saya tegur, yang terjadi malah penumpang lain ikut menyudutkan saya, dibilangnya mana kuat sopir kalau nggak sambil ngerokok,” ujarnya.
Ia juga mengungkap bahwa sebagian penumpang merokok dengan alasan asap akan keluar melalui jendela depan yang dibuka.
“Oke lah ngerokok di tempat istirahat, nggak di bus gitu. Ini sopir, terus ada satu penumpang, mereka duduk di depan dengan alasan ada jendela depan dibuka, asapnya keluar,” terangnya.
Namun kenyataannya, asap rokok tetap menyebar hingga ke bagian belakang bus, termasuk ke tempat duduknya.
“Kenyataannya, asapnya sampai ke penumpang belakang, saya di-double masker tetep kehirup, Dyandra juga sampai muntah,” tuturnya.
Tak hanya soal rokok, ia juga mengeluhkan kondisi fasilitas bus yang dinilai tidak layak, termasuk speaker yang rusak namun tetap dipaksakan menyala.
Baca Juga: Ikuti Google Maps, Puluhan Pemudik Malah Nyasar ke Sawah di Sleman
“Bus AC, merokok, suara speaker nggak jelas, macet. Bayangin perjuangan anakku untuk datang ke rumah kakeknya. Mohon doanya ya, sedih kesel, marah,” ucapnya.
“Speaker rusak kayak gitu dipaksain tetap dinyalain coba. Pengin nangis, pengin keluar dari bus ini,” sambungnya.