PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perbincangan soal puncak arus balik Lebaran 2026 tengah ramai di media sosial, seiring meningkatnya pergerakan masyarakat yang kembali dari kampung halaman.
Setelah perayaan Idulfitri pada 20–21 Maret 2026, masyarakat Indonesia mulai memasuki fase arus balik. Sebelumnya, puncak arus mudik sendiri telah terjadi pada 18 Maret 2026 dan sempat memicu kepadatan di sejumlah ruas jalan.
Kini, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik, pemerintah mengimbau penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN maupun pekerja swasta pada 25–27 Maret 2026.
Baca Juga: Bukan Cuma Nge-Rap, Central Cee Bikin Heboh Saat Lebaran
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, meminta masyarakat memanfaatkan kebijakan tersebut agar tidak terjebak dalam puncak arus balik.
"Menhub imbau pemudik untuk manfaatkan WFA, hindari puncak arus balik Lebaran 2026," demikian dikutip dari unggahan media sosial.
Berdasarkan data dari Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), pemerintah memprediksi ada tiga tanggal yang berpotensi menjadi puncak arus balik.
Dudy menyebutkan bahwa puncak pertama diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026, disusul dua puncak lainnya pada 28 dan 29 Maret 2026.
"Berdasarkan data perhitungan yang kami dapatkan di JMTC, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret 2026," ujarnya.
Lonjakan kendaraan pada periode ini bahkan diperkirakan melampaui puncak arus mudik sebelumnya.
"Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan," jelas Dudy.
Untuk mengurai kepadatan, masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan, baik dengan kembali lebih awal maupun memanfaatkan masa WFA.
"Kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25–27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa WFA yang diimbau Pemerintah," tambahnya.
Imbauan serupa juga disampaikan oleh Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho. Ia menegaskan bahwa tiga tanggal tersebut berpotensi menjadi titik kepadatan tertinggi.
"Kami prediksi tiga hari tersebut akan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026," ungkapnya.