pontianak-insights

SPBU di Pontianak Wajib Buka 24 Jam! Wali Kota Edi Tekan Pertamina, BBM Tak Boleh Kosong

Sabtu, 21 Maret 2026 | 01:05 WIB
Foto Ilustrasi - Wamen ESDM ungkap alasan kelangkaan BBM non-subsidi di SPBU swasta. (Unsplash @mkumbwajr)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Wali Kota mengambil langkah cepat untuk mengatasi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Pontianak.

Ia memerintahkan seluruh SPBU beroperasi 24 jam.

Ia juga meminta Pertamina harus memastikan distribusi dilakukan sebelum stok habis.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan BBM Aman di Tengah Konflik Global

Aparat kepolisian dan TNI juga disiagakan di SPBU guna menjaga kelancaran dan keamanan.

Kebijakan ini diambil untuk mempercepat pelayanan dan mengurai antrean.

Sebelumnya, mobil tangki Pertamina juga telah diizinkan melintas di dengan pengawalan agar distribusi lebih lancar.

“Kita minta distribusi diatur lebih baik, sehingga pengisian dilakukan sebelum stok kosong,” tegas Edi.

Kendala Utama di Distribusi

Menurut Edi, antrean panjang bukan karena kelangkaan BBM, melainkan kendala teknis di lapangan, khususnya pada distribusi dan bongkar muat.

“BBM ini ada. Permasalahan lebih kepada teknis distribusi,” jelasnya.

Baca Juga: Pasokan BBM Kolaps di Sumatera: Pertamina Mengaku Distribusi Putus Total

Pemkot bersama kepolisian meningkatkan pengawasan guna mencegah penimbunan dan penjualan dengan harga tidak wajar.

“Untuk oknum yang diduga menimbun, saat ini sedang diteliti oleh Polresta,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau tidak membeli secara berlebihan karena stok dipastikan tersedia.

Halaman:

Tags

Terkini