Ia juga menegaskan bahwa selama puluhan tahun Iran tetap bertahan menghadapi tekanan dan sanksi.
“Selama 47 tahun lalu, AS tak mampu melenyapkan Republik Islam Iran,” ungkapnya.
“Dia sekarang mengeluh kepada rakyatnya sendiri betapa sulitnya menghancurkan Iran,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, ketegangan di kawasan Timur Tengah masih berlangsung. Garda Revolusi Iran disebut mengancam akan melancarkan operasi balasan yang lebih intensif dengan menargetkan Israel dan pangkalan militer AS di kawasan tersebut.***