Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyatakan telah menyiapkan lokasi pembangunan hunian sementara untuk warga terdampak. Langkah ini dilakukan guna mengurangi kepadatan di posko pengungsian yang masih menampung ribuan korban banjir.
Berdasarkan data Posko Tanggap Bencana Pidie Jaya per 3 Januari 2026, tercatat sebanyak 3.782 kepala keluarga atau 13.208 jiwa masih mengungsi di 37 titik.
Titik pengungsian tersebar di Kecamatan Meureudu sebanyak 15 lokasi, Kecamatan Meurah Dua 20 lokasi, dan dua titik di Kecamatan Bandar Dua.***