Kariernya kemudian membawanya jauh dari kampung halaman, ke Tanah Papua, sebagai Kapolres Mappi pada 2019 dan Kapolres Biak pada 2023.
Baca Juga: Pratikno Soroti Medan Sulit Aceh dalam Distribusi Logistik Bencana
Pengalaman bertugas di wilayah rawan konflik membentuknya sebagai pemimpin yang tegas, namun tetap humanis—mengutamakan pendekatan dialog dan pelayanan kepada masyarakat.
Keluarga sebagai Sumber Kekuatan
Di balik seragam dan tanggung jawab besar, Damianus adalah seorang suami dan ayah.
Ia menikah dengan Nawang Damianus, perempuan Dayak dari suku Dayak Maanyan, Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Banjir Bandang Susulan Terjang Agam, BNPB Catat Korban Terus Bertambah
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak yang menjadi sumber kekuatan moral di setiap penugasan, termasuk saat harus berjauhan karena tugas negara.
Keberhasilan Damianus menjadi bukti bahwa putra-putri Dayak mampu berkiprah di tingkat nasional, serta menjadi teladan bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan mengabdi bagi bangsa dan negara.
Kenaikan pangkat yang bertepatan dengan perayaan Natal menjadi simbol berkat sekaligus pengingat akan tanggung jawab yang semakin besar.
Dari Landak hingga Papua Barat, perjalanan Kombes Pol Damianus Dedy Susanto adalah kisah tentang kesetiaan pada panggilan, pengabdian tanpa pamrih, dan semangat membangun Indonesia dari pinggiran.
Natal tahun ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang amanah—yang dijalani dengan iman, dedikasi, dan pengabdian kepada negeri. ***