pontianak-insights

Prabowo: Saya Siap Korbankan Segalanya Demi Rakyat Indonesia

Kamis, 25 Desember 2025 | 06:52 WIB
Prabowo Takjub Kejagung Selamatkan Rp6,6 T (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa dana negara sebesar Rp6,6 triliun yang berhasil diselamatkan Kejaksaan Agung dari penyalahgunaan kawasan hutan dan korupsi ekspor crude palm oil (CPO) bukanlah angka kecil.

Menurutnya, dana tersebut bisa dialokasikan untuk kebutuhan publik yang jauh lebih mendesak, khususnya bagi korban bencana alam.

Baca Juga: Satgas PKH Tagih Rp2,34 Triliun dari Perusahaan Sawit dan Tambang, Hutan 4 Juta Hektare Direbut Kembali

Dalam konferensi pers bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025), Prabowo menyebut uang triliunan rupiah itu dapat digunakan untuk pembangunan hunian tetap maupun perbaikan fasilitas pendidikan.

“Rp6 triliun saja dapat digunakan untuk memperbaiki 6.000 sekolah atau membangun 100.000 rumah hunian tetap. Sementara kebutuhan akibat bencana mendekati 200.000 unit,” kata Prabowo.

Ia menjelaskan, total Rp6,6 triliun tersebut berasal dari penagihan denda administratif terhadap 20 perusahaan sawit dan satu perusahaan tambang senilai Rp2,3 triliun, serta pengungkapan kasus korupsi fasilitas ekspor CPO dan impor gula yang mencapai Rp4,2 triliun.

Prabowo mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan (Satgas PKH) yang dinilainya telah bekerja keras menyelamatkan keuangan negara.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada kementerian, lembaga, dan seluruh pihak yang mendukung langkah penertiban tersebut.

Presiden menegaskan bahwa sejak dilantik pada 20 Oktober lalu, dirinya berkomitmen penuh memerangi korupsi dan menghentikan kebocoran keuangan negara.

Ia mengibaratkan negara sebagai tubuh manusia, sementara kekayaan negara adalah darah yang mengalir di dalamnya.

“Jika setiap hari bocor karena korupsi, penyelundupan, laporan palsu, dan suap, maka negara akan runtuh. Saya dipilih dan dilantik oleh rakyat Indonesia, dan saya siap mengorbankan segalanya demi rakyat Indonesia. Bagi saya, itu adalah kehormatan,” tegas Prabowo.

Ke depan, Prabowo berharap Satgas PKH mampu mengambil langkah yang lebih berani dalam menindak pelanggaran.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bantuan, Ferry Irwandi Jaga Rantai Pasok Petani Korban Banjir

Ia menekankan agar tidak ada keraguan maupun perlakuan istimewa terhadap pihak mana pun.

“Walaupun perjalanan masih berat, saya yakin pada tahun 2026 kita akan mengambil langkah-langkah yang lebih berani lagi. Kita tidak akan berhenti. Saudara-saudara adalah pendekar-pendekar sejati, patriot-patriot sejati. Persatuan dan kerja sama antara Kejaksaan, Polri, TNI, dan kementerian adalah kekuatan bangsa ini,” ucap dia.***

Tags

Terkini