Banjir bandang tidak hanya merusak rumah, tetapi juga membawa tumpukan kayu berukuran besar yang hingga kini belum dibersihkan.
“Coba lihat ini, darimana ini dimulai, udah 22 hari belum ada apa-apa. Satu beko (alat berat) pun nggak ada,” ujar Marlina Usman.
Baca Juga: Warga Aceh Tamiang Geram, Kayu Sisa Banjir Diduga Dijadikan Ladang Bisnis
“Tidak ada satu pun rumah warga yang tersisa, semua dihantam kayu-kayu yang terbawa oleh derasnya arus air," tambahnya.
Dalam video berdurasi kurang dari dua menit tersebut, terlihat hamparan kayu yang kini terpaksa dimanfaatkan warga sebagai jalur akses darurat di tengah keterbatasan bantuan pascabencana.***