pontianak-insights

Dewi Astutik Ditangkap, BNN Seret Jaringan Internasional ke Meja Hukum

Rabu, 3 Desember 2025 | 13:07 WIB
Gembong narkoba kelas kakap, Dewi Astutik berhasil diamankan BNN di Kamboja. (Foto: Ilustrasi)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mencatat keberhasilan besar dalam operasi pemberantasan narkoba internasional. Melalui koordinasi lintas negara, buronan kelas kakap kasus sabu, Dewi Astutik, ditangkap di Sihanoukville, Kamboja, dan langsung diterbangkan ke Indonesia untuk diproses hukum.

Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto, pada konferensi pers Selasa, 2 Desember 2025, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan hasil kerja sama antara BNN, Interpol, kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, dan BAIS TNI. Dewi tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah dijemput tim gabungan.

Baca Juga: Cak Imin Blak-blakan: Bencana Ini Bukan Alam Semata, Tapi Kesalahan Manusia

Ario menyebut Dewi sebagai salah satu figur paling berpengaruh di jaringan narkotika Asia.

“BNN Republik Indonesia telah berhasil melakukan penangkapan terhadap DPO kasus narkotika atas nama Par alias Dewi Astuti alias Kak Jinda alias Dinda di wilayah Kamboja,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tersangka diduga berperan sebagai pengendali penyelundupan sabu dalam jumlah besar.

“Diduga merupakan aktor utama dari penyelundupan 2 ton sabu senilai 5 triliun,” lanjutnya.

Menurut analisis BNN, dua nama asal Indonesia mendominasi aktivitas sindikat di kawasan Golden Triangle.

“Berdasarkan hasil analisa terdapat dua nama utama asal Indonesia yang mendominasi kawasan Golden Triangle, yakni Fredy Pratama dan Par alias Dewi Astuti alias Kak Jinda alias Dinda ini,” kata Ario.

Selain menjadi pemasok utama, Dewi disebut juga merekrut anggota jaringan.

“Selain itu Par alias Dewi Astuti alias Kak Jinda alias Dinda ini merupakan rekruter dari jaringan perdagangan narkotika Asia-Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,” tuturnya.

Posisi strategis Dewi membuatnya menjadi target prioritas dalam operasi internasional.

Baca Juga: DPR Desak Evaluasi, Alex Curigai Ada Kegagalan Tata Kelola Hutan

Ario juga menegaskan bahwa penggagalan penyelundupan 2 ton sabu yang terkait dengan Dewi setara dengan penyelamatan jutaan warga.

“Penangkapan 2 ton sabu tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika,” pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini