“Kami datang akan mengatur strategi supaya pemerintah daerah akan disupport oleh pemerintah pusat, baik obat-obatan apa yang perlu akan kami drop ke sana,” jelasnya.
Dalam rapat bersama kementerian lain yang dipimpin Menko PMK, Kemenkes menyampaikan telah mengirim bantuan logistik kesehatan, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai. Bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil juga dikirimkan.
Tenaga medis cadangan, termasuk dokter, perawat, ahli kesehatan lingkungan, dan epidemiolog, turut dikerahkan. Fasilitas pelayanan seperti puskesmas dan rumah sakit telah disiagakan untuk mendukung penanganan kesehatan bagi warga terdampak.***