Ia ditahbiskan sebagai imam pada 29 Juni 2007.
Selama 18 tahun masa imamatnya, RD Fidelis dipercaya memegang berbagai tanggung jawab penting.
Ia pernah menjadi Pastor Kepala Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Pontianak, salah satu paroki besar di jantung kota.
Baca Juga: Uskup Agustinus Agus Dukung Pastor William Chang dengan Doa dalam Tugas Barunya
Belakangan, ia diutus memimpin Kuasi Paroki Capkala -- wilayah pastoral yang sedang berkembang dan dipersiapkan menjadi paroki penuh.
Di Capkala, RD Fidelis memainkan peran sentral.
Ia tidak hanya memimpin umat, tetapi juga membangun fondasi pastoral yang kuat demi memajukan status wilayah itu.
Dalam berbagai homili dan pertemuan pastoral, aspirasi umat untuk menjadi paroki baru selalu ia dukung, sembari terus membina dan mendorong partisipasi umat.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam.
Bagi umat Capkala, RD Fidelis adalah gembala yang membangun, mendengar, dan hadir.
Bagi umat Pontianak dan Kalimantan Barat, ia adalah imam yang pelayanannya terasa hingga ke banyak pelosok.
Bagi rekan-rekan imam, ia adalah sahabat yang hangat, sederhana, dan setia pada tugas imamat.
Kini, RD Fidelis Sajimin telah kembali ke Rumah Bapa.
Namun warisan pelayanannya, senyumnya, dan dedikasinya akan terus hidup dalam ingatan umat yang pernah disentuh kasih pelayanannya. ***