“Translokasi dilakukan untuk meminimalkan konflik dengan manusia. Kami berharap tercipta harmoni antara masyarakat dan satwa liar melalui pemahaman serta kerja sama semua pihak,” jelas Murlan.
Ketua Umum YIARI, Silverius Oscar Unggul, menambahkan bahwa pemindahan ini merupakan langkah terbaik agar masyarakat tetap aman dan orangutan dapat bertahan hidup.
“Namun, kami juga mendapati bahwa habitat di kawasan itu mengalami degradasi akibat perambahan dan alih fungsi lahan,” katanya. ***