Mengapa Anjing Kesayangan Mu Tak Boleh Makan Cokelat? Ternyata Ini Jawabannya Menurut Dokter Hewan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 23 Agustus 2023 | 07:00 WIB
Ilustrasi anjing hewan peliharaan manusia. (Pixabay/Chiemsee2026)
Ilustrasi anjing hewan peliharaan manusia. (Pixabay/Chiemsee2026)

PONTIANAKGLOBE.COM -- Cokelat adalah makanan yang lezat bagi manusia.

Namun ternyata cokelat bukan makanan yang cocok untuk anjing kesayanganmu.

Keracunan cokelat adalah masalah umum yang terlihat pada anjing, dan sering kali disebabkan oleh konsumsi yang tidak disengaja.

Meskipun cokelat beracun bagi anjing kesayangan mu, namun tingkat toksisitasnya bergantung pada jenis cokelat.

Termasuk seberapa banyak mereka makan, dan seberapa besar anjing kesayangan yang memakan cokelat tersebut.

Dr Sarah Wooten seorang lulusan UC Davis School of Veterinary Medicine tahun 2002, yang juga pembicara dan penulis internasional terkenal di bidang kedokteran hewan dan perawatan kesehatan hewan mengatakan cokelat beracun bagi anjing karena mengandung theobromine, pada tingkat lebih rendah mengandung kafein.

Dr Sarah Wooten yang juga seorang jurnalis kedokteran hewan bersertifikat, anggota AVMA, dan memiliki pengalaman 16 tahun dalam praktik kedokteran hewan-hewan kecil mengatakan selain itu pada manusia memetabolisme theobromine dengan mudah, tetapi anjing tidak.

“Anjing memproses theobromine dan kafein secara perlahan, yang memungkinkan senyawa beracun ini menumpuk di sistem mereka dan menyebabkan tanda-tanda klinis yang terkait dengan toksisitas cokelat,” kata Dr Sarah Wooten salah satu pencipta permainan kartu yang sangat populer 'Vets Against Insanity' yang tinggal di pegunungan Colorado, Amerika Serikat tersebut dikutif dari www.hillspet.com.

“Namun jika menyangkut toksisitas, tidak semua cokelat itu sama. Apa yang terjadi jika seekor anjing memakan coklat berbeda-beda berdasarkan jenis cokelat yang dikonsumsinya. Cokelat Baker dan kakao, misalnya, dianggap paling beracun, kemudian cokelat hitam, cokelat susu, dan cokelat putih,” ujar Dr Sarah Wooten.

Disebutkan Dr Sarah Wooten, toksisitas cokelat sangat umum pada anjing sehingga Merck Veterinary Manual menawarkan pengukur toksisitas cokelat yang dapat Anda gunakan untuk menentukan apakah anjing kesayangan Anda telah mengonsumsi cokelat dalam jumlah yang beracun. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: www.hillspet.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X