pontianak-insights

Profil Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap, dari Pastor Paroki hingga Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak

Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:18 WIB
Kolase foto Samuel Oton Sidin OFM Cap saat masih bertugas di Paroki Santo Fransiskus Asisi Tebet, Jakarta, serta saat menjadi Uskup Sintang. (Dok. Provinsialat OFM Cap Kalimantan)

Prosesi tahbisan berlangsung di Stadion Baning, Sintang, dihadiri ribuan umat Katolik dan pejabat gereja nasional maupun internasional.

Baca Juga: Tiga Puluh Tahun Kemandirian Ordo Saudara Dina Kapusin Provinsi “Santa Maria Ratu Para Malaikat” Pontianak (1994-2024) 'Serial 1'

Kepedulian Samuel terhadap lingkungan hidup tercermin dalam pendirian Rumah Pelangi pada 2008 di Dusun Gunung Benuah, Desa Teluk Bakung, Kabupaten Kubu Raya.

Lahan seluas 90 hektar ini dimanfaatkan untuk konservasi hutan, sebagai respon terhadap kerusakan ekosistem akibat pembangunan jalan baru di Kalimantan.

Atas dedikasinya, Samuel menerima Penghargaan Kalpataru kategori Pembina Lingkungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Hari Lingkungan Hidup, 5 Juni 2012.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi KWI sejak 2018.

Baca Juga: Profil Singkat Mgr Victorius Dwiardy OFM Cap: Panggilan Bersemi di Seminari St Paulus Nyarumkop, Pilih Kapusin

Jabatan Terbaru

Sejak 30 Agustus 2025, Mgr Samuel memegang amanah sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, menyusul pengunduran diri Mgr Agustinus Agus.

Ia terus menjadi tokoh penting dalam pengembangan pastoral dan sosial-ekonomi di lingkungan Gereja Katolik Indonesia.

Samuel Oton Sidin dikenal dengan semboyan hidupnya, "Non ego sed Christus in me" – Bukan aku tetapi Kristus di dalam aku – yang mencerminkan dedikasi dan semangat pengabdiannya baik dalam karya pastoral maupun pelestarian lingkungan hidup. ***

Halaman:

Tags

Terkini