Menurut Syahirul, sebagian besar bangunan yang terbakar terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama.
Selain itu, posisi ruko yang saling berdekatan membuat api lebih cepat membesar dan merambat ke bangunan lain.
“Bangunan yang terbakar berada dalam posisi saling berdekatan sehingga api cepat membesar dan menyebar, sebagian besar bangunan juga terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama,” terangnya.
Kebakaran hebat di kawasan Pasar Sungai Duri juga ramai dibicarakan di media sosial.
Sejumlah warganet mengunggah video amatir yang memperlihatkan kobaran api membesar dan menjalar di antara deretan ruko yang berdekatan.
Salah satunya akun Threads @su.siu.501 yang membagikan dokumentasi kebakaran sekaligus menyampaikan keprihatinan terhadap warga terdampak.
“Semalam kebakaran hebat melanda ruko Sungai Duri, semoga para korban diberikan kekuatan, ketabahan, serta ganti yang lebih baik,” tulisnya pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Akun Threads @dominikuswanto48 juga membagikan kondisi kawasan Pasar Sungai Duri setelah kebakaran.
“Kondisi pasar Sungai Duri... Semoga selalu dalam lindungan Tuhan... Bagi yang terkena musibah tetap kuat ya,” tulisnya pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Sejumlah akun Threads lainnya turut mengunggah dokumentasi kebakaran. Respons warganet beragam, mulai dari menyampaikan doa untuk korban hingga mempertanyakan penyebab kebakaran.
Hingga artikel ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ***
Artikel Terkait
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Kalideres, Perjalanan Lintas Tangerang Sempat Terganggu
Dua Insiden Tertemper Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, 18 Perjalanan Terdampak
Nenek 84 Tahun Selamat Setelah 4 Hari Tertimbun Reruntuhan Rumah akibat Gempa Flores
Remaja Palangka Raya Viral Padamkan Karhutla Pakai Kostum Superman, Dapat Apresiasi Menhut
Mahasiswi Unesa Terancam Putus Kuliah, Terkendala Data Desil untuk Beasiswa
Dua Pendaki Diduga Mandi Pakai Sabun di Mata Air Qolbu Gunung Argopuro, Tuai Kecaman