Seluruh peserta diwajibkan mengikuti setiap sesi latihan sebagai bagian dari proses pembinaan menuju ujian.
Pengurus juga meminta seluruh pengurus ranting dan pelatih untuk mendampingi para karateka selama mengikuti pemusatan latihan.
Baca Juga: Pasangan Mayjen TNI Herianto Syahputra dan Sensei Ronni Sihombing Pimpin Inkai DKI
Kehadiran peserta akan diverifikasi melalui absensi sesuai data yang telah dikirim masing-masing ranting, sementara setiap karateka diwajibkan membawa buku latihan untuk ditandatangani pelatih sebagai bukti mengikuti proses pembinaan.
Heriyadi berharap seluruh karateka INKAI Kota Pontianak dapat memanfaatkan pemusatan latihan tersebut sebaik-baiknya.
"Kami ingin seluruh peserta tidak hanya lulus ujian, tetapi juga menunjukkan kualitas karateka INKAI Kota Pontianak yang disiplin, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Budi Pekerti Luhur. Semoga mereka mampu memberikan hasil terbaik serta membawa nama baik Kota Pontianak di ajang Zone II Kalimantan," katanya.
Melalui pemusatan latihan ini, INKAI Kota Pontianak optimistis para karateka akan tampil lebih siap menghadapi Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat Zone II Kalimantan, sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan organisasi dalam mencetak karateka yang berprestasi dan berintegritas. ***
Artikel Terkait
Atlet Karate Aliran Shotokan yang Terkenal di Dunia. Luca Valdesi hingga Rika Usami
5 Aktor Laga Dunia Ini Ternyata Memiliki Basic Karate Sebagai Ilmu Beladiri-nya
7 Film Laga yang Kental Nuansa Karate. Nomor 7 Epik Banget
Perguruan Inkanas Gelar Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Karate Nasional
FORKI Kalbar Siapkan Kejurprov dan Penataran Wasit 2025, Cetak Atlet Karate Andal untuk PORPROV 2026
Dari Junior hingga Veteran, 1.213 Nomor Warnai Kejurprov Karate FORKI Kalbar 2025