PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kalimantan Barat berkomitmen menjalankan program kerja kepengurusan di tahun 2025, dengan fokus pada pembinaan dan peningkatan prestasi atlet, pelatih, serta wasit-juri karate di wilayah Kalbar.
Kegiatan tersebut akan meliputi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate, Penataran dan Akreditasi Pelatih, serta Pendidikan dan Pelatihan Wasit-Juri, yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 November 2025.
Baca Juga: Sejarah Karate Aliran Goju-ryu Didirikan Chojun Miyagi Perpaduan Okinawa dan Teknik Beladiri Cina
Kabid Binpres FORKI Kalbar, Sensei Krisman Samosir, menjelaskan bahwa Kejurprov Karate 2025 bertujuan menjaring atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
"Setiap daerah akan mengirimkan atlet hasil seleksi ketat untuk berkompetisi memperebutkan gelar terbaik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 yang digelar KONI Kalbar," kata Sense Ucok -- panggilan akrab Sense Krisman Samosir.
Selain Kejurprov, FORKI Kalbar juga akan menggelar Open Karate Championship, yang terbuka bagi seluruh klub, ranting, dan perguruan karate di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Sejarah Karate Aliran Kyokushin, Didirikan Masutatsu Oyama dan Terkenal Keras
Kejuaraan ini menjadi ajang evaluasi hasil latihan di dojo sekaligus sarana pemetaan prestasi atlet sebagai dasar rekomendasi untuk kejuaraan tingkat nasional.
FORKI Kalbar juga membuka kategori Beginner (Pemula) bagi pelajar dan mahasiswa, dengan tujuan memberikan pengalaman tanding, melatih mental, serta menumbuhkan motivasi untuk menghadapi kompetisi di jenjang yang lebih tinggi.
Dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pengprov FORKI Kalbar akan melaksanakan Penataran dan Akreditasi Pelatih serta Wasit-Juri dengan menghadirkan narasumber dari FORKI Pusat, yaitu Wakil Ketua Dewan Wasit Nasional, Bapak Donal Kalopita, yang memiliki kualifikasi Grade Wasit WKF (World Karate Federation).
Baca Juga: Sejarah Karate, Tak Bisa Terlepas dari Okinawa dan Gichin Funakoshi
Kegiatan ini juga didukung oleh berbagai mitra, antara lain IBEI Pontianak, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalbar, serta Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Pontianak.
Dengan sinergi tersebut, FORKI Kalbar berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan prestasi dan profesionalisme karateka di Kalimantan Barat. ***
Artikel Terkait
Sejarah Karate Aliran Shotokan Warisi Akar Shuri-te Okinawa, Peletak Dasar Karate Modern
7 Tokoh Aliran Shotokan Sebarkan Karate di Dunia dan Buat Organisasi Internasional
Atlet Karate Aliran Shotokan yang Terkenal di Dunia. Luca Valdesi hingga Rika Usami
5 Aktor Laga Dunia Ini Ternyata Memiliki Basic Karate Sebagai Ilmu Beladiri-nya
Perguruan Inkanas Gelar Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam Karate Nasional