Detik-detik Ledakan Kapal Pengangkut Pertalite di Pontianak, Tiga Kru Jadi Korban

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 26 Mei 2026 | 15:28 WIB
Foto ilustrasi, salah satu kilang minyak Pertamina di Tuban, Jawa Timur.  (Foto: Youtube Pertamina )
Foto ilustrasi, salah satu kilang minyak Pertamina di Tuban, Jawa Timur. (Foto: Youtube Pertamina )

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Tiga awak kapal tanker MT Bintang Energi yang menjadi korban ledakan saat kapal bersandar di Jetty 2 Integrated Terminal (IT) Pontianak masih menjalani perawatan medis.

Seorang korban mengalami patah tulang kaki akibat kuatnya dampak ledakan.

Baca Juga: Mantan Karyawan WO Marwah Ikut Speak Up, Ungkap Gaji Sering Telat hingga Diancam UU ITE saat Menagih Hak

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 25 Mei 2026 siang di kawasan dermaga milik PT Pertamina Patra Niaga yang berada di perairan Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat.

Saat kejadian, kapal tanker tersebut tengah melakukan proses sandar untuk kegiatan distribusi BBM jenis Pertalite.

Korban yang mengalami luka paling berat adalah Abdul Rizky Ritonga (28) asal Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ia menderita patah tulang pada kaki kiri.

Sementara itu, Zulfakhri (51) warga Medan mengalami memar pada kedua pahanya, sedangkan Rusli (56) asal Pidie, Aceh, mengalami luka lecet dan memar pada tangan kanan.

Baca Juga: Viral! Pengantin di Bekasi Lapor WO Marwah ke Polisi, Gedung Kosong saat Akad Vendor Kabur, Resepsi Gagal Total

Setelah insiden terjadi, seluruh korban segera dievakuasi dan dilarikan ke RSU Santo Antonius Pontianak untuk mendapatkan penanganan medis.

Supervisor HSSE Pertamina, Hamkani, mengungkapkan bahwa dirinya langsung menuju lokasi sesaat setelah mendengar suara ledakan dari area dermaga.

Ia menambahkan, begitu mendengar ledakan, pihaknya segera menuju lokasi.

Dikatakan, saat tiba di dermaga, terlihat tiga korban laki-laki.

"Salah satunya bahkan terlempar ke sungai dan langsung kami evakuasi menggunakan speedboat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima pada Selasa, 26 Mei 2026.

Berdasarkan informasi awal, ledakan terjadi tidak lama setelah kapal yang membawa sekitar 3.300 KL Pertalite merapat di dermaga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X