Preman Minta Uang Harian, Sopir Bajaj Terancam Jika Menolak

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Sabtu, 11 April 2026 | 21:10 WIB
Viral dugaan pemalakan pada sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Dok. TikTok/itsmeauntr)
Viral dugaan pemalakan pada sopir bajaj di Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Dok. TikTok/itsmeauntr)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Dugaan aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat viral di media sosial dan menuai keprihatinan publik.

Video yang diunggah akun TikTok @itsmeauntr pada Jumat (10/4/2026) memperlihatkan seorang pria mendatangi sopir bajaj dan meminta sejumlah uang.

“Miris sih sebenarnya dan kasihan buat mereka yang dipalak,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Diduga Dipaksa, Wanita Ini Bersumpah Injak Al Quran

Dalam rekaman berdurasi 48 detik itu, sopir bajaj terlihat sudah memberikan uang sebelumnya, namun pelaku tetap meminta lagi.

“Tadi bukannya udah dikasih?” tanya perekam video.

“Tahu, tadi udah dikasih. Tuh udah,” jawab sopir, namun pria tersebut tetap memaksa.

Dari percakapan tersebut terungkap bahwa total uang yang diminta bisa mencapai Rp100.000 per hari.

“Ya itu dipalak, sehari Rp100.000 totalnya,” ungkap sopir bajaj.

Tak hanya itu, sopir juga mengaku mendapat ancaman jika menolak memberikan uang. Bahkan, kendaraannya disebut pernah dirusak.

“Kalau nggak dikasih ya kayak tadi, mau diteriakin maling. Ini juga pecah karena ditonjok,” ujarnya sambil menunjukkan kaca depan bajaj yang retak.

Ia juga memperlihatkan bagian pintu yang rusak akibat tindakan pelaku.

Baca Juga: Potret Pendidikan di NTT, Siswa Terpaksa Belajar di Luar Ruangan

“Bukannya saya nggak berani ngelawan, saya nyari makannya di situ,” tambahnya.

Video tersebut telah ditonton ratusan ribu kali dan menuai lebih dari seribu komentar. Banyak warganet mengecam praktik premanisme yang dinilai merugikan masyarakat kecil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X