PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita bernama Siti Haliza menangis setelah ratusan pohon pisang miliknya mendadak rusak.
Dalam unggahan tersebut, ia mengaku sekitar 600 pohon pisang yang ditanamnya tiba-tiba layu dan menghitam hanya dalam waktu singkat. Ia pun menduga kerusakan itu bukan disebabkan faktor alam, melainkan ulah orang tak bertanggung jawab yang diduga menyuntikkan racun ke batang pohon.
“Sumpah sakit banget, 600 pohon pisangku disuntik racun sama orang. Demi Allah aku nggak ikhlas,” tulisnya dalam unggahan di TikTok.
Baca Juga: Mahasiswi Laporkan Pelecehan, Malah Terjerat Hukum
Dalam video berdurasi hampir empat menit itu, Siti Haliza tampak terduduk di kebunnya sambil menunjukkan kondisi tanaman yang rusak. Ia mengaku syok karena ladang tersebut merupakan hasil kerja keras dan tabungan keluarganya.
“Jahat kau ya. Kalian bayangkan tabungan kami habis untuk berladang, ini tanganku sampai gemeteran,” ujarnya.
“Gimana ku bilang nggak jahat, kalian tengok pohon pisangku ini. Itu bagian sana semua habis, hitam semua disuntik sama orang. Kami nggak lihat kelakuanmu, tapi Allah lihat semuanya. Nggak ridho aku,” lanjutnya dengan suara bergetar.
Ia juga menyebut mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat kejadian tersebut.
Dalam penjelasannya, Siti Haliza menunjukkan perubahan kondisi pohon yang terjadi sangat cepat. Ia menyebut daun yang sebelumnya hijau berubah menjadi hitam hanya dalam dua hari.
“Ini salah satu pohon yang disuntik dan sudah hitam, ini udah positif akan mati. Dari mana taunya? Ini, setiap kejahatan itu pasti meninggalkan bekas,” katanya.
“Ini dia ada bekas suntik, terus turun ke bawah, lanjut ke batangnya. Lalu membusuk langsung. Lihat kan?” tambahnya sambil menunjukkan bagian batang.
Baca Juga: Bukan Torpedo! Polisi Ungkap Fakta di Balik Temuan Viral
Menanggapi dugaan warganet soal kemungkinan penyakit tanaman, ia menegaskan bahwa dirinya bisa membedakan antara serangan penyakit dan tindakan yang disengaja.
“Kami tahu mana penyakit, mana diracun. Kenapa? Karena kami ada bukti suntikan di batangnya. Kami tinggal ini cuma 2 hari, ditinggal masih hijau masa dua hari langsung item?” jelasnya.
“Ada bekas suntikannya dan cairan yang mengalir. Terus kalian tahu di ujung sana, di bagian bawah, di tanahnya ada olinya. Kerjaan siapa coba?” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Asyik, Mendag Zulkifli Siap Fasilitasi Ekspor Produk Lampung. Salah Satunya Pisang Goreng Beku
Pisang Goreng Hidangan Penutup Makanan Terbaik Versi Taste Atlas Ungguli Panganan Dari Jerman dan Italia
Resep Cara Memasak Pisang Goreng Keju Susu ala Kafe and Resto, Begini Cara Membuatnya Sobs!
Menu Cara Membuat Pisang Goreng yang Enak dan Renyah ala Cafe and Resto
Menu Cara Membuat Pisang Goreng yang Enak dan Renyah ala Cafe and Resto
Kisah Sukses UMKM Keripik Pisang 'Njik Njik' Bakauheni Lampung, Berkembang Pesat dengan Dukungan BRI