Tempat Ibadah Jadi Dapur Dadakan, SPPG Buka Suara

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 19 Maret 2026 | 16:06 WIB
SPPG di Rancabungur, Kabupaten Bogor ketahuan mencuci ayam di masjid. (Dok. Instagram/sppgbantarjaya002)
SPPG di Rancabungur, Kabupaten Bogor ketahuan mencuci ayam di masjid. (Dok. Instagram/sppgbantarjaya002)

PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Sebuah video yang memperlihatkan penggunaan area masjid sebagai tempat pencucian ayam oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantar Jaya 02, Rancabungur, Bogor, ramai diperbincangkan publik.

Rekaman yang viral pada Selasa (17/3/2026) itu menampilkan sejumlah petugas berseragam biru tengah mencuci ayam salah satu bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) di area tempat wudu. Dalam video yang sama, terlihat pula seorang petugas membersihkan ayam di dalam kamar mandi masjid.

Baca Juga: Blunder Lagi, Video MBG Cilacap Diserbu Kritik Usai Singgung Palestina

Aksi tersebut memicu reaksi warganet karena dinilai tidak pantas dilakukan di lingkungan tempat ibadah.

Menanggapi hal itu, pihak SPPG Bantar Jaya 02 segera memberikan klarifikasi melalui akun Instagram resminya. Mereka menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas tindakan yang dinilai menimbulkan ketidaknyamanan.

“Kami dari SPPG Bantar Jaya 02 ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait atas tindakan mencuci ayam di area masjid,” tulis keterangan klarifikasi yang diunggah pada Rabu, 18 Maret 2026.

Dalam penjelasannya, pihak SPPG menyebut bahwa kejadian tersebut terjadi karena situasi mendesak, meskipun mereka mengakui tindakan itu tidak seharusnya dilakukan.

“Kejadian ini terjadi karena kondisi yang mendesak, namun kami memahami bahwa hal tersebut tetap tidak dibenarkan,” lanjut pernyataan tersebut.

Kepala SPPG Bantar Jaya 02 juga menyampaikan hal serupa. Ia menuturkan bahwa kondisi saat itu tidak memungkinkan untuk melakukan pencucian di dapur yang tersedia.

“Itu terjadi dalam kondisi yang masih mendesak,” ucapnya.

Selain itu, Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan memperoleh izin dari pihak lingkungan setempat sebelum menggunakan area masjid.

“Sebelumnya, kami sudah berkoordinasi dan mendapatkan izin dari RW dan DKM setempat. Kami menyadari tindakan tersebut kurang tepat dilakukan di area masjid, mengingat masjid merupakan tempat ibadah yang harus dijaga kesuciannya,” jelas Wahyudi.

Baca Juga: SMAN 1 Toho Mempawah Terbakar, Api Mengamuk Sejak Dini Hari

Ia juga memastikan bahwa setelah kegiatan selesai, area yang digunakan telah dibersihkan secara menyeluruh.

“Setelah kegiatan tersebut selesai, area masjid yang digunakan telah kami bersihkan secara menyeluruh dan memastikan kebersihan serta kenyamanan tetap terjaga,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X