Hoho juga menyampaikan bahwa video yang beredar di media sosial tidak menggambarkan peristiwa secara utuh.
Dalam rekaman tersebut, dirinya terlihat sudah berada di belakang mobil pengamanan sehingga momen awal pengeroyokan tidak terekam.
"Di video itu memang suruh keluar semua, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Dan ada yang bilang saya tidak dikeroyok," jelasnya.
"Memang di video itu saya sudah diamankan karena sudah di belakang mobil," lanjut Hoho.
Baca Juga: Novel Baswedan Desak Polisi Usut Dalang Serangan Aktivis KontraS
Atas peristiwa tersebut, Hoho menyatakan akan mencari perlindungan hukum serta meminta keadilan dengan melaporkan kasus ini hingga ke Kepolisian Negara Republik Indonesia, termasuk ke Divisi Propam Mabes Polri.
"Saya pejabat pemerintah sudah melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya. Saya minta keadilan kepada Camat, Bupati, hingga Propam Mabes Polri," tandasnya.***