Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menilai perayaan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan Ramadan.
“Kita melihat lampion berdampingan dengan ketupat. Inilah simbol toleransi di Kalimantan Barat,” ujarnya.
“Tatung adalah bagian dari kekayaan budaya kita. Cap Go Meh sudah masuk agenda nasional dan menjadi daya tarik pariwisata. Pemerintah provinsi akan terus memperkuat infrastruktur dan fasilitas publik untuk mendukung pariwisata dan investasi,” katanya.
Perayaan Cap Go Meh kembali menegaskan identitas Singkawang sebagai kota majemuk. Dari panggung budaya ini, pesan tentang keberagaman, toleransi, dan harmoni kembali digaungkan ke tingkat nasional bahkan internasional.***
Artikel Terkait
Apa yang kamu Ketahui Tentang Cap Go Meh Sobat Globe ? Mari, Cari Tahu Apa Itu Perayaan Cap Go Meh
Makna Lontong Cap Go Meh yang Harus Kamu Tahu. Ternyata Tiap Lauk Ada Arti dan Makna Simbolis Loh Sob
Sembahyang Cap Go Meh yang Dilakukan Masyarakat Tionghoa Konghucu
Sweet Seventeen Aira Yudhoyono, AHY dan Annisa Pohan Hadirkan Dewa 19 di Rumah Ahmad Dhani
AHY Ungkap Peluang Whoosh Tembus Surabaya, Tapi Ada Syarat Beratnya
AHY Ungkap Dampak Banjir Aceh: Rp26 Triliun untuk Pulihkan Infrastruktur