Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Jakpus, Polisi Tetapkan HM Sebagai Tersangka

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:41 WIB
Menyoroti pengakuan pengemudi asal Surabaya yang sempat viral karena ugal-ugalan di jalanan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Dok. Instagram.com/@ussfeeds)
Menyoroti pengakuan pengemudi asal Surabaya yang sempat viral karena ugal-ugalan di jalanan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. (Dok. Instagram.com/@ussfeeds)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Publik media sosial sempat dihebohkan dengan aksi pengemudi Toyota Calya berinisial HM (25) yang berkendara secara ugal-ugalan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/2/2026) sore.

Aksi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lain hingga memicu kemarahan warga. Dalam video yang beredar, mobil yang dikendarai HM tampak mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi setelah dikepung massa. Arus lalu lintas di sekitar lokasi pun sempat tersendat.

Dalam unggahan Instagram @ussfeeds pada Jumat (27/2/2026), disebutkan bahwa pengemudi tersebut merupakan pria asal Surabaya yang viral karena aksi nekatnya di ibu kota.

Baca Juga: Cinta Ditolak Berujung Tragis, Mahasiswi Dibacok Saat Seminar Proposal

Kini, polisi telah menetapkan HM sebagai tersangka. Ia diamankan di Mapolres Metro Jakarta Pusat dan tampak tertunduk saat menjalani pemeriksaan. 

Kepada awak media di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Kamis, 26 Februari 2026, HM mengakui dirinya panik karena tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

"Saya nggak bawa SIM, nggak punya SIM sama nggak bawa STNK," ujar HM.

Ia mengaku ketakutan saat melihat situasi di jalan dan khawatir akan ditilang petugas.

"Tadinya saya takut, takutnya ditilang," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, HM menyebut dirinya tidak mengenal medan jalan di kawasan Jakarta Pusat. Ia mengaku melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Karawang dan berencana melanjutkan perjalanan ke Ancol bersama kekasihnya.

Baca Juga: Truk Diduga Rem Blong Hantam 3 Rumah di Magelang, Sopir Tewas

Peristiwa tersebut terjadi setelah keduanya membeli dimsum sebelum melanjutkan perjalanan.

"Habis dari beli dimsum terus kita lanjut mau lanjut ke Karawang mau lanjut ke Ancol," tutur HM.

Ia mengaku sempat melawan arus dan tidak bisa lagi menghentikan kendaraan karena panik.

"Karena sudah lawan arah sudah enggak bisa berhenti. Panik banget," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X