“Penyebab kematian masih belum bisa disimpulkan karena dari luka tersebut seharusnya tidak menyebabkan kematian,” tambahnya.
“Sudah dilakukan pemeriksaan dalam, organ-organ diautopsi dan kami melakukan pemeriksaan laboratorium yang dikirim ke Jakarta. Kami sedang menunggu hasil untuk mengetahui apakah ada zat-zat lain di dalam organ,” papar Carles lagi.
Ia juga menyebutkan bahwa jantung dan paru-paru korban mengalami pembengkakan, namun belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan dugaan kekerasan atau faktor medis lain. Pihak keluarga menyatakan mendukung proses autopsi untuk mengungkap penyebab kematian secara menyeluruh.***