Nongkrong Saat Jam Kerja, Belasan ASN di Aceh Dirazia Satpol PP dan Diberi Pembinaan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 23 Januari 2026 | 08:57 WIB
Menyoroti aksi viral terkait ASN di Banda Aceh yang berlarian dari warung kopi usai kena razia Satpol PP, diduga lantaran pergi ke warkop saat jam kerja. (Dok. Instagram.com/@undercover.id)
Menyoroti aksi viral terkait ASN di Banda Aceh yang berlarian dari warung kopi usai kena razia Satpol PP, diduga lantaran pergi ke warkop saat jam kerja. (Dok. Instagram.com/@undercover.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANDA ACEH -- Video yang memperlihatkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar berlarian saat razia Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh beredar luas di media sosial.

Unggahan akun Instagram @undercover.id pada Jumat (23/1/2026), menampilkan momen para ASN yang diduga panik dan kocar-kacir ketika dilakukan penertiban di sejumlah warung kopi saat jam kerja.

Baca Juga: Di Balik Lumpur dan Reruntuhan Banjir Aceh, Aisyah Tetap Memasak untuk Korban Lain di Dapur Umum

Dalam keterangan unggahan tersebut, disebutkan para ASN yang bekerja di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar terjaring razia karena kedapatan nongkrong dan bersantai di warung kopi ketika seharusnya menjalankan tugas.

"ASN Kocar-kacir dirazia Satpol PP, nongkrong di warkop saat jam kerja," tulis akun tersebut.

Disebutkan pula, dalam operasi penertiban itu terdapat 13 ASN yang diduga sedang duduk santai di warung kopi pada jam kerja berlangsung.

"Mereka yang kedapatan duduk santai saat jam kerja tersebut pun dilakukan pemeriksaan identitas,” tulis akun tersebut.

“(Hal tersebut) untuk memastikan status kepegawaiannya, lalu dilakukan pembinaan ditempat," sambungnya.

Baca Juga: Merokok Saat Berkendara Dinilai Berbahaya, Mahasiswa UMY Gugat UU LLAJ ke Mahkamah Konstitusi

Menanggapi kejadian tersebut, Plt Kasatpol PP dan WH Aceh, Tarmizi menegaskan bahwa penertiban terhadap ASN akan terus dilakukan secara konsisten.

Ia menyebut, razia dan pengawasan akan digelar secara rutin sebagai upaya membangun kedisiplinan aparatur negara.

"Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan aparatur yang disiplin, profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X