Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Pancuran Air Panas Rusak Parah

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 21 Desember 2025 | 19:15 WIB
Banjir bandang terjang wisata Guci Tegal akibat luapan Gunung Slamet. Fasilitas Pancuran 5 dan 13 dilaporkan rusak. (Dok. Istimewa )
Banjir bandang terjang wisata Guci Tegal akibat luapan Gunung Slamet. Fasilitas Pancuran 5 dan 13 dilaporkan rusak. (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, TEGAL -- Kawasan wisata pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dilaporkan diterjang banjir bandang pada Sabtu (20/12/2025). Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir yang kemudian viral setelah diunggah akun TikTok @PBL OFFICIAL.

Dalam rekaman video, terlihat aliran air berwarna cokelat pekat mengalir deras menerjang area wisata. Banjir bandang tersebut diduga berasal dari luapan air Gunung Slamet akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu.

Baca Juga: Akses Terputus Pascabanjir, Ibu Ini Tempuh 9 Jam Jalan Kaki Bawa Bantuan

Derasnya arus air dilaporkan menyebabkan kerusakan di sejumlah fasilitas utama kawasan wisata unggulan Kabupaten Tegal itu. Beberapa titik pemandian air panas yang biasa dipadati wisatawan terlihat terendam dan mengalami kerusakan cukup parah.

Seorang warga yang berada di lokasi merekam kondisi terkini dan menyampaikan situasi yang terjadi. Ia menyebut sejumlah pancuran air panas telah tersapu banjir.

“Pancuran 5, Pancuran 13 habis, masuk ke lokasi pancuran 5,” ucapnya sambil menunjukkan derasnya aliran air.

Luapan banjir tidak hanya mengalir di jalur sungai, tetapi juga masuk hingga ke area pemandian yang biasanya digunakan pengunjung.

“Banjir parah masuk pemandian,” imbuh warga tersebut.

Baca Juga: Fenomena Aneh Banjir Aceh: Air Keruh Berlapis Minyak Diduga Solar

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun rincian kerugian materi akibat banjir bandang tersebut.

Pihak pengelola wisata Guci dan BPBD setempat diharapkan segera memberikan keterangan resmi, termasuk kemungkinan penutupan sementara serta langkah penanganan pascabanjir.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X