Nilai dalam Ekonomi Modern

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Sabtu, 29 November 2025 | 11:50 WIB
Penulis saat menjadi Narasumber untuk STAKATN 25 November 2025 (Samuel)
Penulis saat menjadi Narasumber untuk STAKATN 25 November 2025 (Samuel)

Narasi menggambarkan bagaimana perusahaan yang menempatkan nilai manusia sebagai pusat justru lebih bertahan dalam krisis. Pendekatan ini menandakan transformasi paradigma dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi nilai guna dan nilai kebersamaan.

Menjelang akhir cerita, refleksi diarahkan kembali pada masyarakat dan individu. Krisis nilai bukan hanya terjadi di pasar, melainkan dalam hati manusia.

Kita ikut terjebak dalam logika nilai ekonomi yang sempit mengukur hidup melalui angka penghasilan, jumlah fasilitas, atau seberapa mahal gaya hidup kita. Kita lupa bertanya bahwa apa nilai sejati yang ingin diperjuangkan oleh hidup ini?

Puncak narasi mengajak pembaca menyadari bahwa nilai sejati lahir dari relasi ― kontribusi pada kehidupan orang lain, keberanian menjaga integritas, dan kemampuan menciptakan makna dalam kerja.

Pasar tidak bisa mengukur cinta, kepedulian, solidaritas, atau integritas. Namun semua itu justru fondasi dari masyarakat yang sehat dan ekonomi yang tahan krisis.

Akhir tulisan ini saya memberikan seruan jika ekonomi modern ingin berkelanjutan, ia harus kembali menempatkan nilai moral di atas nilai pasar.

Manusia harus kembali menjadi subjek, bukan komoditas. Pemasaran harus membantu konsumen menemukan jati diri, bukan menghilangkannya dalam lautan hasrat dan manipulasi. Perusahaan harus menciptakan nilai bagi semua ― bukan hanya bagi mereka yang memiliki modal.

Dengan demikian, bahwa nilai sejati bukanlah sesuatu yang diberi harga oleh pasar, melainkan sesuatu yang melekat pada martabat manusia dan kontribusinya bagi masa depan bersama. Ekonomi akan menjadi lebih kuat dan lebih manusiawi jika kita mengembalikan nilai pada rumah asalnya, kemanusiaan itu sendiri. Semoga!!!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Samuel, S.E., M.M.

Tags

Rekomendasi

Terkini

X