Sementara itu, opsi ketiga mengusulkan kenaikan 6,5 persen, sama seperti UMP 2025 yang dinaikkan oleh Presiden Prabowo. Iqbal menjelaskan bahwa opsi ini dipertimbangkan karena kondisi makro ekonomi tahun ini relatif serupa dengan tahun sebelumnya.
“Opsi ketiga ini mempertimbangkan bahwa angka makro ekonomi tahun lalu (inflasi dan pertumbuhan ekonomi) hampir sama dengan angka makro ekonomi tahun ini yaitu kurun waktu Oktober 2024 sampai dengan Oktober 2025,” jelasnya. ***
Artikel Terkait
16 Mahasiswa Trisakti yang Terlibat Demo Ricuh Dipulangkan, Proses Hukum Lanjut
Kronologi Mencekam Demo PBB-P2 Pati! Tiga Orang Diduga Tewas, Polisi Luka Parah
Demo DPR 25 Agustus Ricuh, Istana Geram: Aspirasi Jangan Dibungkus Anarki!
Viral Video Diduga Mobil Brimob Tabrak Ojol Saat Demo, Korban Akhirnya Tewas, Begini Kronologis Lengkap-nya
Pasca Demo Akhir Agustus, DPR Gelar Rapat Evaluasi Bahas Aspirasi Rakyat
Bongkar Akar Demo! Tom Lembong: Indonesia Sedang Masuki Fase Down Cycle