Namun, keluhan dari pihak keluarga korban menunjukkan masih adanya kesenjangan informasi antara kebijakan pemerintah dan pelaksanaannya di lapangan.
Transparansi dan komunikasi yang lebih intens diperlukan agar para korban dan keluarga benar-benar merasa terlindungi serta mendapat kejelasan hak mereka.***
Artikel Terkait
Fakta Baru Tragedi SMAN 72: Pelaku Diduga Terinspirasi dari Konten Radikal
Kementerian Sosial Terjunkan Tim Trauma Healing untuk Korban Ledakan SMAN 72
Disdik DKI Bentuk Gerakan Waspada Sekolah Pascaledakan di SMAN 72 Jakarta Utara
Polisi Bongkar Motif Pelaku Ledakan SMAN 72, Bukan Ideologi, Tapi Rasa Kesepian
Kapolda Metro Jaya: Pelaku Ledakan SMAN 72 Bukan Bagian Jaringan Teror
Bukan Teroris, Pelaku Ledakan SMAN 72 Diduga Akibat Tekanan Psikologis