PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK: Dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan Nasional 2025, UPT Museum Kalimantan Barat menghadirkan pertunjukkan Drama Tari mengangkat kisah sejarah perjuangan Pahlawan Nasional Indonesia Asal Kabupaten Melawi, yaitu Abdul Kadir, Raden Tumenggung Setia Pahlawan. Dengan mengangkat tema “Sang Pahlawan Setia”, tidak disangka pertunjukkan tersebut menyedot animo luar biasa dari para penonton di Taman Budaya Provinsi Kalbar.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalbar, Luh Gede Suparyani menjelaskan memang pertunjukkan Drama Tari ini sengaja dirangkaikan dengan Hari Pahlawan Nasional. Ia menambahkan filosofi yang ingin disampaikan melalui pertunjukkan tersebut diantaranya, semangat kepahlawanan, semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan nasional, bahwa NKRI adalah Harga Mati.
“Kedua, kita harus mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam rangka kita membangun dan melanjutkan perjuangan para pahlawan yang sudah mendahului kita. Lewat persatuan itulah kita bisa menang melawan penjajah dan memperoleh kemerdekaan,” ucapnya, usai pertunjukkan, Selasa (11/11/2025) malam.
Baca Juga: 32 Tahun Setelah Gugur, Marsinah Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional
Sutradara Drama Tari “Sang Pahlawan Setia”, M. Faozi Yunanda, mengaku kaget dengan antusias dari para penonton yang begitu membludak, ingin menyaksikan pertunjukkan tersebut. Dia juga meminta maaf kepada para penonton yang tidak kebagian tempat karena kapasitas sudah penuh pada saat itu.
“Terima kasih atas apresiasi yang luar biasa dari kawan – kawan,” ungkapnya.
Proses syuting dari Drama Tari ini memakan waktu lebih kurang tiga bulan, dari pembicaraan hingga pementasan. Ia berujar, memilih tokoh Pahlawan nasional Abdul Kadir setelah melewati pembicaraan dan diskusi bersama phak – pihak yang terlibat.
“Misalnya dari pertimbangan alur cerita, “imbuh Faozi.
Sebagai informasi, ada dua Pahlawan Nasional Kalbar yang sudah terdaftar di Kemensos RI, yakni dr. Raden Rubini Natawisastra dan Abdul Kadir, Raden Tumenggung Setia Pahlawan. Dalam mendirect Drama Tari ini ia mengaku tidak terlalu banyak menemui kesulitan, dikarenakan kerjasama pemain dan kru yang bertugas pada pertunjukkan sangat baik.
“Alhamdulillah, kerjasamanya baik dengan kawan – kawan semua. Karena memang kawan – kawan ini juga sudah banyak terlibat aktif berkesenian di bidangnya masing – masing, “pungkasnya.