FAA PPMI merupakan wadah bagi ribuan alumni pers mahasiswa yang pernah aktif di Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) dari Aceh hingga Papua. Berdiri sejak 24 Januari 2015 di Jakarta, organisasi ini menjadi ruang temu antara idealisme dan profesionalisme para alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor yaitu media, akademisi, politik, bisnis, seni, hingga pendidikan.
Selama satu dekade, FAA PPMI secara konsisten menggelar diskusi publik dan forum gagasan yang membahas isu-isu strategis nasional. Gagasan dari forum tersebut kerap memberi warna dalam pemberitaan media dan turut memengaruhi wacana publik serta kebijakan.
Baca Juga: Purbaya Blak-blakan: Dana Rp20 Triliun Bukan untuk Tutup Tunggakan BPJS
Reuni di Malang menjadi yang keempat bagi FAA PPMI, setelah sebelumnya digelar di Kudus (2016), Semarang (2019), dan Yogyakarta (2023). Tahun ini menjadi istimewa karena Malang merupakan tempat PPMI pertama kali dideklarasikan pada 1992.
“Reuni FAA PPMI di Malang adalah momentum bersejarah bagi kita untuk kembali ke akar, ke tempat di mana semangat pers mahasiswa Indonesia pertama kali tumbuh,” tutup Agung Sedayu.***
Artikel Terkait
Unika Santo Agustinus Hippo Gaungkan Etika Digital di Tengah Banjir Informasi, Hadirkan 2 Tokoh Kunci Dewan Pers
Kebebasan dan Tanggung Jawab di Ruang Digital, Catatan dari Kuliah Umum Dewan Pers di San Agustin
Ketua DAD Pontianak Ajak Jaga Ketertiban Selama Konser ADG 4 2025 Berlangsung
Dari 10 Tahun Penjara Jadi Bebas Murni, Paulus Andy Mursalim Menang Telak di Pengadilan Tinggi Pontianak
Jalan Kuala Mandor B-Sungai Enau Dilanjutkan 2026, Sujiwo Targetkan Tiga Tahun Harus Tuntas
Heboh! Paulus Andy Mursalim Bebas, Begini Sikap Kejati Kalbar