“Kerja sama sebaiknya dengan Puskesmas wilayah, bukan dengan BPOM,” jelasnya.
Ia juga mengusulkan agar BGN menggandeng dan membina kantin sekolah untuk pelaksanaan MBG, sehingga tidak selalu bergantung pada pembangunan SPPG baru.
Selain itu, diperlukan transparansi anggaran yang bisa diakses publik, serta edukasi bergizi bagi siswa penerima MBG.
Verifikasi SPPG Diperketat
Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menegaskan, verifikasi dapur MBG akan semakin ketat.
“Mereka biasanya kirim foto sebelum diverifikasi. Tapi bisa saja ada kongkalikong. Karena itu tim kami akan turun langsung mengecek satu per satu dapur,” katanya di Bogor, 25 September 2025.
“Kalau ada yang tidak memenuhi syarat, langsung kita tutup,” tegasnya. ***