kalbar-kita

Arahan Wapres Ma’ruf Amin: One Village One Industry saat Kunjungi Pengolahan Produk Siap Ekspor di Pontianak

Rabu, 23 November 2022 | 19:20 WIB
Wapres Ma’ruf Amin saat melakukan kunjungan kerja ke Pontianak, Selasa (22/11/22) (ANTARA/HO-BPMI Setwapres)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK – Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin berkunjung ke Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu, 23 November 2022.

Kunjungan Wapres Ma’ruf Amin ke Pontianak dalam rangka membuka kegiatan Silaturahmi Bisnis ke-14 Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI).

Seusai kegiatan di ISMI, Wapres Ma’ruf Amin melakukan peninjauan pabrik Khatulistiwa Global Food (KGF), yang berlokasi di Jl Budi Utomo, Pontianak, Kalbar.

Tiba di lokasi, Wapres Ma’ruf Amin disambut oleh CEO PT Pachira Group, Mukhlis Bahrainy.

BACA JUGA: Ukuran Batu Ginjal Ternyata Bisa Dikecilkan dengan 5 Bahan Alami Berikut Ini. Kamu Patut Mencobanya

BACA JUGA: Tak Hanya Bikin Masakan Harum, Ternyata Ada 5 Manfaat Daun Seledri bagi Kesehatan Tubuh

Mukhlis Bahrainy menjelaskan bahwa pabrik ini memiliki konsep ‘One Village One Industry’ (OVOI), yaitu satu daerah menghasilkan industri yang sudah diolah dengan inovasi agar memiliki nilai tambah.

Selanjutnya, Mukhlis Bahrainy, memaparkan, proses pengolahan produk yang akan diekspor sangat panjang, namun sebelumnya sudah diproduksi oleh UMKM lokal.

Industri plasma berada di perkampungan, sementara industri inti di pabrik KGF.

“Rangkaian [proses pengolahan produk] begitu banyak, sepertiganya di kerjakan oleh UMKM, distandarisasi di sini, lalu [produk] yang sudah standars diekspor, terutama diekspor ke Turki,” paparnya.

Menurut Mukhlis, dinamakan Khatulistiwa Global Food, karena produk-produk yang sudah memenuhi standar dikirim ke negara-negara non-tropis, seperti Turki.

“Nanas, langsat, cempedak, rambutan, pepaya, ini potensi yang cukup besar di Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Agar buah-buahan tersebut memiliki nilai jual, Mukhlis menambahkan, maka diolah dalam kemasan yang tahan lama. Nanas misalnya, dapat diolah sebagai bahan pelengkap koktail (buah-buahan campur) yang ditambah dengan sirup dan dikemas dalam kaleng.

Agar tahan lama, maka produk-produk yang akan diekspor disterilkan terlebih dahulu.

BACA JUGA: Korban Meninggal Gempa Bumi Cianjur Bertambah 268 Warga, BNPB Siapkan Rumah Sakit Darurat

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB