PONTIANAKGLOBE -- Impor Kalimantan Barat (Kalbar) tercatat turun sepanjang Januari 2023 dari US$30,96 juta menjadi US$14,96 juta pada Februari 2023 sebesar 51,68%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan komoditas golongan barang penyumbang impor masuk ke Kalbar yaitu Bahan Bakar Mineral sebesar 58,22% atau US$17,82 juta sepanjang Januari-Februari 2023.
"Selanjutnya, golongan barang bahan kimia organik sebesar 11,23% atau senilai US$1,78 juta. Mesin-mesin atau pesawat mekanik sebesar 6,42% atau senilai US$1,56 juta," kata BPS dikutip Pontianak Globe, Selasa (4 April 2023).
Golongan karet dan barang dari karet sebesar 4,75% sebesar US$6,70 juta, biji-bijian berminyak sebesar 3,41% atau senilai US$2,09 juta.
Kemudian, golongan pupuk sebesar 2,21% atau senilai US$2,27 juta, kendaraan dan bagiannya sebesar 2,07% dan senilai US$2,08 juta, besi dan baja sebesar 1,87% senilai US$0,42 juta dan produk keramik senilai US$0,37 juta atau sebesar 1,40%.