kalbar-kita

Gara-gara Sapi Makan Sapi, Keraton Yogya Tunjukkan Komitmennya kepada NKRI

Selasa, 21 Maret 2023 | 07:54 WIB
GKR Condrokirono (rompi biru) dan GKR Mangkubumi (Topi putih) berfoto Bersama dengan masyarakat Gunung Kidul, Yogyakarta (Pontianak Globe/Castilo Gagas Panamuan)

 

Filosofi Hamemayu Hayuning Bawana

Bagi kraton Yogyakarta, demikian diurai lebih lanjut oleh GKR Mangkubumi, kerjasama proyek ini sesuai dengan filosofi yang dipegang erat oleh Kraton sejak berdirinya Kraton Mataram pada 1755. SDGs itu sesuai dengan filosofi Hamemayu Hayuning Bawana.

Diurai lebih lanjut, Hamemayu itu bermakna memelihara lingkungan, menjaga kelestariannya dan harmoni alam.

Hayuning itu bermakna, kecantikan, keindahan, keberadaan yang dianugerahkan Tuhan yang tidak boleh dirusak oleh manusia.

Sementara Bawana bermakna alam semesta, dunia sekitar dan sumber kehidupan. 

Jadi Hamemayu Hayuning Bawana diterjemahkan sebagai segala tindakan untuk memelihara keindahan lingkungan alam semesta namun bermanfaat bagi kehidupan manusia dan masyarakat.

“Kraton berharap bahwa SDGs dari PT PLN EPI di Kalurahan Karangasem dan Gombang benar-benar bisa dilaksanakan dan kemudian akan diikuti oleh daerah lain. Karena bagi kraton, SDGs itu tidak hanya kekuatan tetapi senjata ampuh untuk melestarikan alam. Selama ini kami juga mencoba untuk menjaga lingkungan di DIY ini nyaman, aman dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga terkait dengan ekosistem yang ada di Jogja, Kraton Yogyakarta mendukung sekali program ini karena lingkungan terjaga dan alam justru memberi kehidupan bagi kita semua.” tegas GKR Mangkubumi. ***

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB