kalbar-kita

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Kalbar Siapkan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda untuk Cetak SDM Unggul 2045

Selasa, 29 Juli 2025 | 14:16 WIB
Ria Norsan bersama Krisantus Kurniawan hadir dalam perayaan Robo'-Robo' yang diadakan di Kuala Mempawah pada Rabu, 4 September 2024.

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengungkapkan bahwa pemerintah pusat kini tengah mengembangkan dua jalur pendidikan nasional dalam rangka menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.

Kebijakan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Marak Siswa Keracunan MBG, Sufmi Dasco Minta BGN Turun Langsung Awasi Distribusi Makanan

“Ada dua program utama saat ini. Pertama adalah Sekolah Rakyat untuk siswa dari keluarga tidak mampu. Kedua, Sekolah Unggulan atau Sekolah Garuda,” ujar Ria Norsan saat meninjau rumah calon siswa Sekolah Rakyat, Selasa, 29 Juli 2025.

Ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi siswa dari tingkat SD hingga SMA yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

Baca Juga: Bawaslu Kubu Raya Kunjungi UPT PSRLURDP Mulia Dharma Prov. Kalbar, Pastikan Hak Pilih Warga Binaan Tetap Terjamin

Sementara Sekolah Garuda ditujukan khusus untuk siswa SMA dan menggunakan sistem pendidikan berasrama.

“Sekolah Garuda hanya menerima siswa SMA. Sistemnya seperti sekolah Taruna, jadi berbasis asrama,” tambahnya.

Baca Juga: Dukung Masa Depan Pendidikan Indonesia, Tri dan 1.000 Guru Foundation Buka Akses Digital di Pelosok Negeri

Menurut Ria Norsan, program ini adalah bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan pemerataan kualitas pendidikan dan mencetak SDM unggul secara menyeluruh menjelang tahun 2045.

“Presiden ingin memastikan bahwa pada 2045, Indonesia memiliki SDM unggulan di seluruh daerah. Inilah arah kebijakan pemerintah saat ini,” katanya.

Kedua program pendidikan ini juga dilengkapi dengan fasilitas makan gratis bagi semua siswa, sebagai upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik.

“Sejak sekarang, siswa juga sudah diberikan makan gratis. Tujuannya jelas, agar Indonesia Emas 2045 bisa benar-benar terwujud,” tutupnya. ***

Tags

Terkini