kalbar-kita

Pekerja Muda Tewas Tertimbun Tanah di Kedalaman 5 Meter Saat Bekerja di Tambang Emas di Kabupaten Landak

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 16:41 WIB
Tangkapan layar saat seorang pekerja PT Mekko Metal Mining di Dusun Pak Mayam, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar, tertimbun tanah pada Kamis sore, 22 Agustus 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, NGABANG, KALBAR -- Seorang pekerja PT Mekko Metal Mining di Dusun Pak Mayam, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar, meninggal dunia setelah tertimbun tanah pada Kamis sore, 22 Agustus 2024.

Korban diketahui bernama Mario Antoni, berusia 17 tahun, yang juga berasal dari dusun tersebut.

Baca Juga: Profil Pendidikan Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Tewas di Teheran

Insiden tragis ini terjadi saat Mario tengah berada di dalam lubang test pit sedalam sekitar 5 meter, yang digali menggunakan excavator.

Tiba-tiba, tanah di belakangnya runtuh dan menimbunnya.

Rekan-rekan Mario dan warga setempat segera berusaha menggali tanah untuk menyelamatkannya.

Namun, meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas Lingga di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, nyawa Mario tidak tertolong.

Baca Juga: Ngeri! Wanita Muda Tewas Terlempar dari Treadmill dan Jatuh dari Jendela Lantai Tiga

Kepala Desa Pak Mayam, Pajar, membenarkan peristiwa tragis tersebut.

Kapolres Landak, AKBP Siswo Dwi Nugroho, menegaskan pihaknya sedang menyelidiki lebih lanjut apakah ini merupakan kecelakaan kerja murni atau ada unsur kelalaian dari pihak perusahaan.

Pihak manajemen PT Mekko Metal Mining hingga berita ini diturunkan belum berhasil dihubungi. ***

Tags

Terkini