kalbar-kita

Pj Gubernur Kalbar Dorong BPD Tingkatkan Ekonomi Daerah di Gelaran Undian Simpeda

Kamis, 8 Agustus 2024 | 19:16 WIB
Pj Gubernur Kalbar Harisson saat memberikan sambutan di acara Welcoming Dinner Undian Tabungan Simpeda Periode 1 XXXV-2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pj Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson mengundang para direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia dalam welcoming dinner Undian Tabungan Simpeda Nasional Periode 1 Tahun XXXV-2024 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu, 7 Agustus 2024.

PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat atau Bank Kalbar dipercaya sebagai tuan rumah undian Tabungan Simpeda yang berlangsung dari 6 hingga 8 Agustus 2024.

Baca Juga: Presiden Jokowi ke Kalbar Resmikan Duplikasi Jembatan Kapuas I, Apakah Juga Resmikan Bandara Singkawang? Ini Kata Pj Gubernur Harisson

Dalam sambutannya, Harisson mengatakan, dalam mendorong perekonomian daerah dibutuhkan kolaborasi dan sinergi yang kuat dari pemerintah pusat, daerah dan berbagai pihak.

Salah satunya sektor perbankan, termasuk bank pembangunan daerah (BPD).

"Ini agar mampu mendorong perekonomian desa, perekonomian daerah yang berdampak pula pada keberhasilan pencapaian target-target perekonomian nasional," ujarnya.

Harisson mengatakan, industri perbankan saat ini telah bertransformasi ke arah digital.

Jenis transaksi non tunai pun makin memudahkan dan mempercepat proses layanan pada masyarakat.

Karena itu, pihaknya mendorong agar pemerintah desa juga dapat mengaplikasikan transaksi non tunai dalam pengelolaan keuangan di desanya.

Baca Juga: Naik Rp94 Ribu, UMP Kalbar 2024 Ditetapkan Rp2,7 Juta, Harisson Sebut Itu Hasil Rapat Bersama dengan Dewan Pengupahan

"Sampai hari ini, dari 2.046 desa di Kalbar, terdapat 1.409 desa atau 68,9 persen mengaplikasikan transaksi non tunai. Kita targetkan sebelum akhir 2024 bisa sampai 100 persen," ungkapnya.

Sementara berdasarkan hasil pemutakhiran Indeks Desa Membangun pada 2024, jumlah desa mandiri di Kalbar menjadi 1.079 desa atau bertambah 202 desa dari tahun lalu. Adapun jumlah desa maju 495 desa dan desa berkembang 472 desa.

"Jadi di Kalbar hanya ada desa mandiri, maju, dan berkembang. Tahun ini, tak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal," ujarnya.

Baca Juga: Sekda Kalbar Harisson Minta Pelaku Usaha Sektor Komoditi Peternakan Kreatif dan Inovatif Menjadi Eksportir

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) Yuddy Renaldi mengatakan, BPD memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Apalagi, saat ini BPD telah berkembang dan bertransformasi menjadi lembaga keuangan yang modern, profesional, dan berdaya saing.

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB