PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Gubernur Kalimantan Barat periode 2018-2023, Sutarmidji, telah resmi mendaftar sebagai calon gubernur Kalbar melalui PDIP.
Gubernur petahana itu menjadi yang pertama yang mendaftarkan diri ke partai tersebut.
Formulir pendaftaran Sutarmidji diambil oleh perwakilan tim suksesnya, Subhan Noviar, di kantor DPD PDI Perjuangan.
Kedatangan Subhan disambut oleh beberapa fungsionaris DPD PDI Perjuangan Kalbar.
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Malin, mengatakan bahwa berdasarkan instruksi DPP, pendaftaran calon kepala daerah dimulai secara serentak di seluruh Indonesia mulai dari tanggal 15 hingga 30 April.
"Hari ini, Sutarmidji menjadi yang pertama mendaftar," ucap Malin.
Baca Juga: Suami Tersangka Korupsi, Sandra Dewi: Tolong Lihat Data yang Benar!
Subhan Noviar, perwakilan tim sukses Sutarmidji, menjelaskan bahwa sebelum mendaftar ke PDI Perjuangan, Sutarmidji sebelumnya telah mendaftar ke Partai Demokrat.
Sama seperti di PDI Perjuangan, Sutarmidji juga menjadi kandidat pertama yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur di Partai Demokrat.
"Partai PDI Perjuangan menjadi partai kedua yang kami datangi setelah sebelumnya di Demokrat. Sutarmidji adalah yang pertama mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran di kedua partai tersebut," ujarnya.
Subhan menegaskan bahwa Sutarmidji menghargai keputusan PDI Perjuangan untuk tetap membuka pendaftaran bakal calon gubernur meskipun memiliki calon internal.
Hal ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan terbuka bagi siapa pun yang ingin mencalonkan diri dalam Pilgub Kalbar 2024.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Jam Tangan Tangguh dan Andal untuk Misi Militer: Garmin Watch Military
"Sutarmidji mengapresiasi kebijakan PDI Perjuangan yang membuka peluang bagi semua pihak yang ingin mencalonkan diri. Ini menunjukkan bahwa ada kesempatan bagi semua, baik dari internal maupun eksternal partai. Sutarmidji siap bekerja sama dengan berbagai partai untuk melanjutkan pembangunan di Kalbar," tandasnya. ***