kalbar-kita

Wakapolres Bengkayang Minta Masyarakat Bumi Sebalo Waspada Terhadap Bencana Banjir

Selasa, 23 Januari 2024 | 12:00 WIB
Kondisi banjir di Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, beberapa waktu lalu. (Pontianak Globe/Instagram @anakponti_channel)

PONTIANAKGLOBE.COM, BENGKAYANG -- Wakapolres Bengkayang, Polda Kalimantan Barat, Kompol Anne Tria Sefyna, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam, khususnya banjir bandang yang terjadi awal Januari 2024 lalu.

Hal ini guna mencegah dampak yang lebih luas, terutama terhadap korban jiwa.

Baca Juga: Kondisi Terkini Banjir di Kabupaten Sintang, Kalbar Sebanyak 95 Orang Terpaksa Mengungsi

"Tentu saja bencana tersebut bukanlah hal yang kita inginkan, namun perlu kita waspadai adalah tanda peringatan sebelum bencana itu terjadi karena bencana selalu terjadi secara tiba-tiba dan tidak dapat kita prediksi,” ujarnya, Senin, 22 Januari 2024 seperti dikutip dari Antara.

Ia menegaskan bahwa saat ini wilayah Kabupaten Bengkayang memasuki musim penghujan.

Geografis Kabupaten Bengkayang yang rentan terhadap bencana banjir dan tanah longsor menambah urgensi kesiagaan sebagai upaya pencegahan dan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga: 28.463 Jiwa Terdampak dan 3.659 Rumah Terendam Banjir di Sintang, Pemprov Kalbar Serahkan Bantuan Banjir kepada Pemkab Sintang

“Oleh karena itu kesiagaan kita sebagai anggota Polri sangatlah penting dalam upaya pencegahan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” paparnya.

Anne Tria Sefyna juga menekankan pentingnya persiapan anggota Polri, terutama fungsi Samapta, sebagai garda terdepan dalam tanggap bencana, untuk meningkatkan kemampuannya dalam bidang Search and Rescue (SAR).

“Fungsi Binmas juga diminta untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar selalu waspada dan merespon kejadian bencana secara cepat dan tepat serta segera melapor kepada Polres, Polsek, atau posko bencana dalam upaya evakuasi maupun pemberian bantuan,” tambahnya.

Baca Juga: Banjir di Kapuas Hulu Mulai Berdampak pada Warga, BPBD Ungkap 25.263 Jiwa Sudah Terdampak

Pada 7 Januari 2024, banjir bandang melanda Sebente Desa hingga Sohak Desa Bangun Sari. Banjir tersebut dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan Sungai Setanga meluap. ***

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB