“Karena itu, kami sangat mengapresiasi beberapa peserta, seperti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak, Yayasan PRCF-Indonesia, dan PT Kandelia Alam, yang menyatakan komitmennya berbagi pakai data, dan bahkan langsung menyetor data keragaman hayati yang dimiliki. Selanjutnya, tim ahli dan penyusun akan melakukan review dan validasi terhadap semua data yang masuk, agar data yang tersaji pada profil kehati ini bisa dipertanggungjawabkan sesuai kaidah yang berlaku,” kata Agusti Randi. ***
Artikel Terkait
Deputi Administrator USAID Isobel Coleman ke Jakarta, Sempatkan Minum Kopi Lokal dengan Pemimpin Perempuan
Pontianak Susun Rencana Kerja Tahunan Program USAID IUWASH Tangguh, Program Percepatan Air Minum
Kalbar Ingin Peer to Peer Learning Bersama USAID ERAT Dapat Entas Kemiskinan Ekstrem
Kerjasama dengan USAID SEGAR Pemkab Kubu Raya Serahkan STDB kepada Petani Sawit Swadaya, Begini Harapan Bupati