"Iya benar. Ditemukan tadi pagi jam 6. Kebetulan Patroli di Senen sedang bertugas melihat ada ramai-ramai. Ada orang yang sudah bersimbah darah dan ternyata di sana ada rekannya. Dari pengakuan rekannya ada keterlibatan perkelahian dengan seseorang yang sebelumnya mereka ketahui berawal dari kelompok ini 5-6 orang nongkrong di Kota Tua,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Dari hasil penyelidikan, penusukan bermula ketika pelaku dan teman temannya menyewa sound system korban. Mereka lalu nyanyi-nyanyi sampai pagi dan korban menegur lalu menyuruh membayar sewa sound system .
"Kemudian ditagih uang sewa oleh korban, terus salah satu pelaku ambil uang dulu di ATM. Kemudian mereka sama-sama naik motor ke ATM diikuti oleh korban, diikuti sampai Kramat Raya di TKP. Sampai di TKP, disalip korban ditanya 'sudah banyak ATM di lewati kok enggak berhenti-berhenti'. Habis itu terjadi cekcok kemudian ditusuk," paparnya.
Terduga pelaku penusukan diduga merupakan anggota TNI AD. Hal tersebut berdasarkan identitas yang didapat Kepolisian. ***
Artikel Terkait
Festival Jonggan Tarian Tradisional Suku Dayak Meriahkan HUT ke-23 Kabupaten Landak di Ngabang
Grand Launching Unika Santo Agustinus Hippo (USA), Romo Robini Puji Dukungan Masyarakat dan Pemda Landak
Vilanti Siswi SD Asal Landak Raih Juara Pop Singer dan Princess of Model Tingkat Nasional
Melirik Potensi Cabai Mentoyek Landak Dengan Omset Rp325 Juta