PONTIANAKGLOBE.COM, SAMBAS -- Di tengah hamparan sawah di Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Sambas, Kalimantan Barat, seorang ibu bernama Rusmina (55) ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Ia pergi seperti biasa untuk bekerja di sawahnya, namun tak pernah kembali ke rumah.
Baca Juga: Aksi Kejar-kejaran Maling Kambing di Palu Terekam Video, Netizen Geram
Sore itu, Kamis, 31 Juli 2025, kabar duka datang dari Dusun Darussalam.
Warga menemukan tubuh Rusmina dalam posisi telungkup, tak jauh dari area jerami yang sebelumnya ia bakar.
Ada luka bakar di tubuhnya, namun tidak ada tanda kekerasan.
Kepergiannya begitu mengejutkan warga.
Bagi keluarga dan tetangganya, Rusmina dikenal sebagai sosok pekerja keras.
Bahkan sehari sebelum meninggal, ia masih sempat menjalani terapi kesehatan di Desa Simpang Empat bersama tetangganya, S.
Usai terapi, ia kembali pulang hanya sebentar untuk berganti pakaian, lalu memutuskan pergi ke sawah lagi.
"Katanya mau cek api yang kemarin dibakar, takut merembet ke lahan orang," ujar salah satu saksi.
Baca Juga: Lahir Lebih Cepat, Erika Carlina Umumkan Nama Anak Lewat Instagram
Itulah terakhir kali Rusmina terlihat.
Ketika sore menjelang dan langit mulai redup, anaknya, H, merasa gelisah karena ibunya belum juga pulang.
Ia lalu menyusul ke sawah dan mendapati pemandangan yang menghentak hati — ibunya telah terbujur di tanah, terkena luka bakar.
Artikel Terkait
Kejaksaan Agung Menyita Aset PT Duta Palma, Termasuk Kebun Sawit di Sambas dan Bengkayang
Polres Sambas Gagalkan Penyelundupan 3 PMI Ilegal ke Malaysia
Banjir Genangi Kabupaten Sambas, Ribuan Rumah Terendam, Tanpa Korban Jiwa
Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sambas, Singkawang, dan Landak, Satu Anak Tenggelam
Anak Bunuh Ayah Kandung di Sebawi Sambas, Warga Temukan Korban Bersimbah Darah, Begini Kronologis Lengkapnya
Dua Motor Ringsek Akibat Tabrakan di Jalan Subah Sambas, Pengendara Alami Cedera Serius