Ajakan untuk Berkolaborasi dan Mempromosikan Budaya Dayak
Acara ini juga diarahkan langsung oleh Koordinator PGD ke-39, Yosef Salvator Ricky, S.Sn., yang akrab disapa Iik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak serta penggunaan media sosial untuk memperluas jangkauan acara ke ranah nasional dan internasional.
“Mohon kerjasamanya, ini milik kita bersama. Baik atau tidaknya acara ini adalah cerminan kita sendiri,” ungkap Iik.
“Gunakan tagar resmi #PGD392025 dan tandai Sekberkesda serta Kementerian Kebudayaan Nasional. Jangan hanya offline, kita juga aktifkan kanal YouTube Sekberkesda,” tambah Iik.
Iik juga menyampaikan informasi penting mengenai berbagai lomba yang akan digelar, antara lain: karnaval budaya, sastra lisan, lomba lagu, tari, busana anak, bujang dara, melukis prisai, tato, menumbuk padi, sumpit, pangka gasingk, hingga menangkap babi.
Menutup pertemuan itu Marselina menambahkan informasi bahwa para peserta yang mengikuti lomba bujang dan dara juga merupakan wakil dari Putra Putri Budaya Indonesia yang tahun lalu digelar di Palu dan tahun ini akan diselenggarakan di Yogyakarta.
Sebagai informasi, Jody (Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo) juara bujang PGD 2024, berhasil meraih juara 3 tingkat nasional, sementara Bulan (Universitas Tanjung Pura), dara PGD 2024, mendapat predikat juara favorit nasional.
Usai pengarahan umum, seluruh peserta kemudian diarahkan menuju posko masing-masing perlombaan untuk menerima petunjuk teknis lanjutan. (S)