Selanjutnya, penanganan akademis akan menjadi tanggung jawab Fakultas Kedokteran Unpad.
Kepala Humas Unpad, Dandi Supriadi, membenarkan insiden tersebut dan menyatakan bahwa hanya satu residen yang terlibat.
Baca Juga: Pelaku Sempat Cuci Motor Juwita demi Hapus Jejak, Sengaja Atur Seolah Korban Kecelakaan
Sementara itu, Unpad dan RSHS memastikan korban telah didampingi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jabar, serta akan terus mendukung proses hukum yang berjalan, termasuk menjaga privasi korban dan keluarganya.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan pihaknya akan menggelar konferensi pers terkait kasus ini.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Surawan, memastikan bahwa PAP telah ditahan sejak 23 Maret 2025.
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Erna Yulianti, menyatakan bahwa nama PAP tidak tercatat dalam sistem tenaga kesehatan di Kalbar, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia mengatakan berdasarkan pengecekan di aplikasi SISDMK atau SatuSehat SDMK, yang bersangkutan tidak terdaftar.
"Artinya, kami tidak pernah mengeluarkan rekomendasi apapun untuknya,” tegas dr Erna. ***
Artikel Terkait
Ibunda Dokter Aulia Risma Ungkap Perundungan: Putri Saya Dibentak dan Dipaksa Bekerja Tanpa Henti
Skandal Klinik Kecantikan Ria Beauty, Ria Agustina Mengaku Dokter, Ternyata Lulusan Fakultas Ini...
Aurelie Moeremans Resmi Menikah dengan Dokter Kretek Tyler Bigenho, Simak Cerita di Balik Hubungan Mereka dan Begini Profilnya
Informasi Lengkap RS Kartika Husada Pontianak, Begini Profil, Fasilitas, dan Jadwal Dokter
Dokter Richard Lee Berhenti Review Skincare Abal-abal, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Era AI Makin Gencar, Bill Gates Ramalkan Dokter dan Guru Terancam Hilang Dalam 10 Tahun ke Depan