“Alam itu indah, tapi tak bisa ditebak. Kita harus saling menjaga, agar tak ada lagi tangis di tepian sungai,” pesan AKP Harto Simanjuntak.
Hari ini, Erviani memang telah kembali dalam diam.
Namun, namanya akan tetap hidup dalam doa orang-orang yang mencintainya, dan menjadi pengingat bagi kita semua—bahwa di balik panorama yang memukau, selalu ada bahaya yang mengintai. ***
Artikel Terkait
BNN Bengkayang dan Mahasiswa KKN Institut Shanti Bhuana Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 2 Teriak
Pelarian Berakhir Tak Sampai 24 Jam, WBP Rutan Bengkayang Ditangkap di Belakang Warkop
Kejaksaan Agung Menyita Aset PT Duta Palma, Termasuk Kebun Sawit di Sambas dan Bengkayang
10 Perkara Korupsi Terungkap, Kejaksaan Bengkayang Sumbangkan Rp748 Juta ke Kas Negara
Baru Kali Ini Terjadi! Aksi Perampasan Mobil di Sanggau Ledo Bengkayang, Pelaku Diamankan Usai Pengejaran Dramatis
Menelisik Fenomena Sengketa Tanah dan Bangunan Gedung Pancasila Kabupaten Bengkayang