Prinsip ini sejalan dengan filosofi WALHI tentang keadilan dan kelestarian.
Baca Juga: Profil Iftitah Sulaiman, Mantan Ajudan SBY yang Diisukan Jadi Calon Menteri Prabowo
"Jika kita mengabaikan keadilan dan kelestarian, alam akan rusak dan berubah menjadi sumber bencana," tegasnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para aktivis CSO bahwa pencapaian tertinggi seorang aktivis adalah kesetiaannya pada prinsip, nilai, dan perjuangannya.
Tantangan Gerakan Lingkungan Hidup di Masa Kini
Hermawansyah menekankan pentingnya menjaga semangat perlawanan sesuai dengan mandat statuta WALHI.
Ia menyoroti bahwa meskipun isu-isu lingkungan hidup masa kini mungkin mirip dengan masa lalu, proses penanganannya harus disesuaikan dengan perkembangan zaman.
"Saat ini, reproduksi masalah jauh lebih cepat dibandingkan dengan reproduksi aktivis. Oleh karena itu, penting untuk terus melakukan kaderisasi dan memperkuat sumber daya manusia. Konektivitas antar elemen dengan dasar kepercayaan harus dibangun," katanya.
Menurutnya, agenda pembangunan harus dipastikan tidak merusak lingkungan dan melanggar HAM. "Bangun trust, uraikan eksistensi, dan jalan bersama," tambahnya.
WALHI Kalbar: Refleksi dan Langkah ke Depan
Hendrikus Adam, Direktur WALHI Kalbar, menilai bahwa tantangan advokasi dan kampanye lingkungan hidup masih jauh dari selesai.
Dukungan dari berbagai komponen WALHI dan jaringan sangat diperlukan untuk terus memperjuangkan lingkungan hidup yang adil dan lestari.
"Kami berharap WALHI Kalbar dapat kembali ke mandatnya sebagai rumah bagi gerakan advokasi lingkungan hidup yang progresif. Kami juga berencana mendokumentasikan sejarah WALHI Kalbar dalam sebuah buku," jelas Hendrikus.
Ke depan, WALHI Kalbar akan terus mendorong advokasi, termasuk menyoroti kasus perkebunan kayu PT Mayawana Persada di Ketapang, Raperda RTRW Kalbar, dan mengangkat isu lingkungan hidup dalam Pilkada 2024.
Artikel Terkait
Gandeng Greenpeace, Kecamatan Pontianak Utara Gelar Pelatihan Kewaspadaan dan Pengendalian Karhutla
Greenpeace Indonesia: CBD COP15 Berakhir, Indonesia Mesti Percepat Pengakuan Masyarakat Adat
Hadapi Ancaman Perubahan Iklim, Presiden Ajak Semua Pihak Jaga Lingkungan
Peluang Pemanfaatan AI dalam Jurnalisme Lingkungan
Coldplay Memberikan Dukungan Nyata untuk Lingkungan: Mendonasikan Kapal Pembersih Sampah di Sungai Cisadane bekerjasama dengan The Ocean Cleanup
Silaturahmi Ekologis, Walhi Kalbar Beraudiensi dengan Keuskupan Agung Pontianak, Begini Kata Mgr Agustinus